Tampilkan postingan dengan label PWPB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PWPB. Tampilkan semua postingan

Materi Web Desain : Konsep-konsep dan teknologi web

Materi Web Desain : Konsep-konsep dan teknologi web - Materi pertemuan pertama tentang Mulok Web Desain dengan Standar Kompetensi Menerapkan dasar-dasar pembuatan web statis tingkat dasar dan Kompetensi Dasar Menjelaskan konsep dasar dan teknologi Webpage.
Setelah menempuh materi ini, siswa diharapkan dapat :

  1. Menjelaskan Konsep-konsep dan teknologi web(web Server, URL, HTTP, HTML, Web browser)
  2. Menjelaskan cara bagaimana bandwidth mempengaruhi transmisi data dan gambar pada layer
  3. Menjelaskan perbedaan antara ‘sisi-klien’ dan ‘sisi-server’
  4. Membandingkan ciri-ciri dan fungsi dari software teks editor yang tersedia untuk merancang  web page 
  5. Menjelaskan keuntungan dan kerugian running dari server yang dimiliki(lokal) dibandingkan server provider.

Konsep-konsep dan teknologi Web

Website adalah kumpulan dari halaman - halaman situs, yang terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web ( WWW )di Internet.
Website sebenarnya hanya berupa dokumen, yang ditulis dalam bentuk plain text tersusun dari bahasa Markup yaitu Hypertext Markup Language (HTML).
Sebuah halaman website biasanya diakses menggunakan alamat, seperti www.google.com, yang biasa disebut Uniform Resource Locator (URL) atau alamat website. World Wide Web (WWW) pertama kali dibuat pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee.
Situs web dibedakan menjadi 2 yakni statis dan dinamis. Web statis adalah web yang menampilkan informasi-informasi yang sifatnya statis atau tetap. Kenapa statis ? Karena pengguna tidak dapat berinteraksi dengan situs tersebut.
Web dinamis adalah web yang memungkinkan penggunan untuk dapat berinteraksi dengan form sehingga dapat mengolah informasi-informasi yang ditampilkan. Web ini tidak terlihat kaku, tampilan terlihat lebih indah.

Cara Kerja Website

Cara kerja website dapat dilihat melalu gambar berikut :
USER/pengguna yang akan mengakses suatu website berupa URL melalui WEB BROWSER (yaitu media untuk menuju URL yang diakses), 
WEB BROWSER tersebut mengirimkan permintaan/ request berupa HTTP REQUEST kepada WEB SERVER melalui layer-layer TCP/IP, 
WEB SERVER memberikan WEB FILES yang di-request jika ada.
WEB FILES yang telah diberikan tadi tidak langsung ditampilkan/di-display begitusaja, namun WEB SERVER memberikan respon kembali ke WEB BROWSER melalui HTTP RESPONSE yang juga melalui layer-layer TCP/IP, 
WEB BROWSER, dan kemudian dikirimkan kepada USER berupa DISPLAY.

Domain

Nama domain atau biasa disebut dengan Domain Name atau URL adalah alamat unik di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website, atau dengan kata lain domain name adalah alamat yang digunakan untuk menemukan sebuah website pada dunia internet.Untuk nama/alamat situs, salah satu format standar nama yang digunakan adalah sebagai berikut : 
nama-protokol:/nama-host/path/nama-file
nama-protokol misalnya http, ftp.
nama-host misalnya www.tegararian.blogspot.com
path = nama lengkap jalur ke file, misalnya: prg
nama-file misalnya tugas.doc
Contoh nama domain ber-ekstensi lokasi Negara Indonesia adalah :
.co.id : Untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sah
ac.id : Untuk Lembaga Pendidikan
go.id : Khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia
.mil.id : Khusus untuk Lembaga Militer Republik Indonesia
.or.id : Untuk segala macam organisasi yand tidak termasuk dalam kategori “ac.id”,”co.id”,”go.id”,”mil.id” dan lain lain
.war.net.id : untuk industri warung internet di Indonesia

Hypertext Markup Language (HTML)

Hypertext Markup Language (HTML) merupakan bahasa pemrograman di Web. Mendesain HTML berarti melakukan suatu tindakan pemrograman. Namun HTML bukanlah sebuah bahasa pemrograman. Namun
HTML hanyalah berisi perintah-perintah yang telah terstruktur berupa tag-tag penyusun. Menuliskan tag-tag HTML tidaklah sebatas hanya memasukkan perintah-perintah tertentu agar HTML kita dapat di akses oleh browser.

Contoh Markup HTML :
 <!DOCTYPE html>
<html>
  <head>
    <title>This is a title</title>
  </head>
  <body>
    <p>Hello world!</p>
  </body>
</html>

Web Browser

 Untuk mengakses, membuka serta menikmati layanan WWW, kita menggunakan aplikasi yang bernama Web Browser. Contoh web browser yang sering digunanakan : Firefox, Internet Explorer, Google Chrome, Opera, and Safari

Bandiwdth

Bandwidth adalah besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network. Lebar pita atau kapasitas saluran informasi. Kemampuan maksimum dari suatu alat untuk menyalurkan informasi dalam satuan waktu detik.

Pengertian Bandwidth Dalam Ilmu Komputer adalah jumlah pemakauan data dalam sebuah transmisi atau pengiriman data telekomunikasi. Di sini bandwidth juga dihitung sebagai bitrate.

Software Editor HTML

Untuk membuat serta melakukan editing terhadap HTML, maka perlu HTML editor. Banyak sekali HTML Editor yang dapat digunakan untuk membuat dan edit HTML, berikut daftarnya :
Front Page
Adobe Dreamweaver
Notepad
Notepad++
Text Edit

PEMROGRAMAN WEB DAN PERANGKAT BERGERAK Kelas XII RPL SMK N 2 Karanganyar Tahun Pelajaran 2019/2020 Modul 18

PEMROGRAMAN WEB DAN PERANGKAT BERGERAK Kelas XII RPL SMK N 2 Karanganyar Tahun Pelajaran 2019/2020 Modul 18
A.    Kompetensi Dasar

        3.18 User interface aplikasi basis data pada web user xperience dan user interface

B.     Materi Pokok

Basis Data dalam Aplikasi Web

Ketika mengembangkan sebuah aplikasi web, tak jarang kita akan berhubungan dengan basis data. Basis data digunakan dalam dunia web untuk menyimpan berbagai data, mulai dari data pengguna (username, password, dst) maupun data aplikasi. Misalkan untuk membangun sebuah aplikasi portal berita, basis data dapat digunakan untuk menyimpan daftar berita yang pernah dipublikasikan oleh aplikasi.

Hal ini menyebabkan seorang pengembang web yang kompeten setidaknya harus memiliki pengertian yang baik tentang basis data. Walaupun tingkat penguasaan yang sangat mahir (expert) mungkin tidak diperlukan, kita tetap harus setidaknya mengerti dasar-dasar basis data dan bagaimana melakukan pemodelan data. Bagian ini akan membahas sedikit tentang basis data, dan contoh penggunaan salah satu basis data (CouchDB) di dalam aplikasi web dengan menggunakan NodeJS. Ingat bahwa pembahasan mengenai basis data pada tulisan ini hanya mencakup pengetahuan mendasar saja. Jika ingin belajar lebih lanjut tentang basis data, silahkan baca buku yang khusus membahas basis data.

Database Management System (DBMS)
Basis data adalah kumpulan data yang terorganisir dengan baik. Koleksi data ini kemudian dimodelkan berdasarkan berbagai aspek dalam dunia nyata, yang pada akhirnya akan mempermudah kita dalam mengambil informasi itu kembali. Misalnya, sebuah basis data perguruan tinggi dapat saja menyimpan data mahasiswa sedemikian rupa sehingga kita dapat dengan mudah mengambil informasi mata kuliah yang dipelajari mahasiswa pada setiap semesternya.

Database Management System (DBMS) merupakan sebuah perangkat lunak yang berhubungan dengan pengguna, aplikasi lainnya, dan basis data secara langsung untuk mengambil, menyimpan, dan menganalisa data yang ada. Sebuah DBMS umumnya memiliki fungsi-fungsi seperti:

1.      Definisi Data, yaitu fungsi yang memungkinkan kita untuk mendefinisikan model data dan kamus data.

2.      Manipulasi Data, yaitu fungsi yang memungkinkan kita untuk menambahkan, memperbaharui, maupun menghapus data yang telah kita simpan. Data selalu dimanipulasi berdasarkan model data yang telah ditentukan.

3.      Pengambilan Data, yaitu fungsi yang memungkinkan kita untuk mengambil data yang telah tersimpan dalam basis data.

4.      Administrasi Data, yaitu fungsi-fungsi administrasi data seperti penambahan indeks, hak akses data, back up, dan lain-lain.

Beberapa contoh DBMS populer misalnya MySQL, PostgreSQL, Microsoft SQL Server, Oracle, dan IBM DB2. DBMS berinteraksi dengan pengguna menggunakan aplikasi khusus yang biasanya dipaketkan dengan DBMS. Untuk berinteraksi dengan aplikasi, DBMS menggunakan sistem koneksi standar seperti ODBC atau JDBC. Baik aplikasi maupun pengguna biasanya berinteraksi dengan DMBS melalui sebuah bahasa khusus, misalnya SQL (Standard Query Language) atau Javascript.

DMBS dibagi berdasarkan model basis data yang didukungnya. Sampai dengan saat penulisan, model basis data yang paling populer masih model relasional (yang digunakan oleh MySQL, PostgreSQL, dll) [1].

Model Basis Data

Model Basis Data merupakan salah satu sistem pemodelan data yang menentukan struktur logis dari sebuah basis data, dan pada dasarnya mendefinisikan bagaimana sebuah data pada basis data disimpan, disusun, dan dimanipulasi.

Terdapat sangat banyak sekali model basis data yang ada, tetapi kita hanya akan membahas dua model yang paling populer pada masa penulisan, yaitu model relasional dan NoSQL (key-value dan document-oriented).


Basis Data Relasional

Model relasional pada basis data dibangun berdasarkan first order logic. Pada model relasional, berbagai data yang ada direpresentasikan oleh tuple, dan dikelompokkan ke dalam relasi antar data. Dalam implemenatsi tipikal dari model relasional, seluruh data tuple disimpan di dalam tabel-tabel yang merepresentasikan model data. Tabel-tabel ini kemudian dihubungkan sebagai penanda relasi antar tabel.

Setiap tabel yang ada di dalam implementasi model relasional biasanya memiliki kunci penanda yang bersifat unik untuk setiap tupleyang ada. Kunci ini dikenal dengan istilah primary key, yang memiliki kegunaan utama sebagai penanda identitas data. Identitas data dapat sangat berguna ketika kita ingin mengambil data spesifik (misal: nama dari karyawan dengan nomor karyawan X).

Tujuan utama dari model relasional adalah untuk memberikan cara deklaratif dalam menspesifikasikan dan mengambil data. Pengguna cukup memberitahukan informasi apa yang ingin diambil dari basis data, dan DBMS akan bekerja secara otomatis untuk mengambil data tersebut sesuai dengan prosedur dan model data yang ada. Pada model relasional, pemanggilan data secara deklaratif umumnya dilakukan dengan menggunakan bahasa SQL.


- NoSQL (Not Only SQL)

NoSQL merupakan sebuah model basis data yang relatif modern, pertama kali dicetuskan pada tahun 1998. Sebuah basis data NoSQL menyediakan mekanisme penyimpanan ataupun pengambilan data yang dimodelkan berbeda dengan model relasi antar tabel yang ada pada model relasional.

Terdapat banyak jenis dari model yang diadopsi oleh NoSQL, misalnya:

1.      Column-based,

2.      Document-based,

3.      Key-value,

4.      Graph, dan

5.      Multi-model.

Motivasi utama dari pendekatan model data yang berbeda pada NoSQL yaitu kesederhanaan perancangan, kemudahan pengembangan, dan kemudahan kontrol ketersediaan basis data. Pada kebanyakan kasus, model basis data yang diadopsi oleh NoSQL memberikan performa yang lebih baik dengan mengorbankan konsistensi data yang disimpan.


Transaksi Basis Data
sebuah transaksi adalah sekumpulan perintah yang dieksekusi terhadap basis data. Sebuah transaksi biasanya dijalankan di dalam DBMS, dan dianggap sebagai bagian terpisah dari transaksi lainnya. Hal ini berarti setiap transaksi dapat berjalan dan dibatalkan tanpa mempengaruhi transaksi lainnya. Sebuah transasksi juga harus bersifat logis, konsisten, dan dapat diandalkan karena transaksi merepresentasikan perubahan dalam basis data.

Sebuah transaksi merupakan unit eksekusi yang harus dijalankan secara penuh atau tidk sama sekali. Hal ini dilakukan untuk menjaga integritas dan kompleksitas data. Contoh dari sebuah transaksi adalah pengiriman dana dari satu rekening bank ke rekening lainnya. Operasi ini harus berjalan secara penuh, dan jika terdapat masalah operasi harus dibatalkan sepenuhnya juga karena:

1.      Jika operasi pengiriman berjalan sampai setengah dan dibatalkan, kita tidak dapat memastikan apakah dana sudah terkirim atau tidak, identitas pengirim dan penerima benar, serta berapa jumlah dana yang bergerak. Semua detil data yang disebutkan sebelumnya dapat saja hilang atau bahkan berubah karena transaksi yang belum diselesaikan.

2.      Jika sebagian operasi pengiriman selesai, tetapi operasi yang lain gagal (misal: dana masuk, tetapi data pengirim tidak masuk) maka proses verifikasi dan otorisasi transfer akan menjadi lebih kompleks dari yang seharusnya.

Pada basis data modern, DMBS akan memastikan sebuah transaksi berjalan dengan benar, dan jika tidak transaksi dibatalkan. Misalnya, pengguna lain tidak akan dapat mengakses data yang sedang diproses oleh sebuah transaksi. Berbagai hal lain juga dilakukan, dengan satu tujuan utama: apapun yang terjadi, data pengguna selalu konsisten dan benar. Pada contoh transaksi pengiriman dana perbankan, DBMS akan memastikan tidak ada kejadian di mana dana terpotong dari satu rekening tetapi tidak masuk ke rekening lainnya.

Transaksi dalam basis data umumnya memiliki empat sifat utama, yang dikenal dengan istilah ACID:

·         Atomic, yaitu sebuah transaksi dijalankan dalam satu unit. Jika sebuah perubahan dieksekusi, perubahan tersebut akan dijalankan dengan hanya satu kali proses. Tidak ada “setengah perubahan”. Jika transaksi gagal atau dibatalkan, data akan dikembalikan ke status valid terakhir.

·         Consistent, perubahan dan transaksi hanya dapat berjalan jika hasil dari perubahan tersebut merupakan data yang valid. Seluruh data yang masuk ke dalam basis data harus telah valid sesuai dengan seluruh aturan (CONSTRAINT, CASCADE, TRIGGER, dst) yang ada. Jika perubahan yang akan dilakukan tidak dapat menghasilkan data valid, transaksi akan dibatalkan, dan data dikembalikan ke status valid terakhir.

·         Isolated, yaitu sifat di mana sebuah transaksi terpisah dengan transaksi lainnya dan tidak ada orang atau sistem yang dapat melihat apa yang dilakukan oleh transaksi sampai proses transaksi selesai dijalankan.

·         Durable, begitu sebuah transaksi selesai dieksekusi, data hasil transaksi akan dijamin telah tersimpan dengan benar, apapun yang terjadi setelah transaksi tersebut dieksekusi. Hal ini berarti terdapat jaminan ketahanan terhadap hal-hal seperti mati listrik, error, dan crash.

Satu hal yang perlu diingat dari transaksi dan ACID adalah bahwa pada perangkat lunak yang mewajibkan adanya integritas data, dukungan sebuah DBMS terhadap ACID merupakan hal yang sangat penting dan tidak dapat dikompromikan. Tidak peduli apakah sebuah basis data tersebut adalah basis data relasional atau NoSQL, selama data dapat dipastikan aman dan mendukung ACID maka kita dapat menggunakan basis data tersebut.

Dukungan ACID pada sebuah basis data juga memastikan bahwa basis data tersebut dapat mendukung paralelisme dan konkurensi dengan baik, karena sifat isolasi dan atomik dari transaksi. Sifat atomik dan isolasi sangat penting untuk paralelisme, yang pada akhirnya akan memudahkan kita mengembangkan sebuah aplikasi web yang dapat menangani banyak proses dan pengguna sekaligus.

CouchDB

CouchDB merupakan salah satu basis data NoSQL yang dirancang untuk bekerja sangat baik dengan dunia web. CouchDB:

·         merupakan basis data document-oriented,

·         menggunakan format JSON untuk menyimpan data,

·         menggunakan JavaScript sebagai bahasa untuk mengakses data, dan

·         menggunakan HTTP sebagai API penghubung.

Keempat hal di atas menyebabkan CouchDB sangat cocok dan mudah diadopsi untuk pengembangan web. HTTP merupakan bahasa universal dalam web, dan JSON merupakan format pertukaran data yang dapat dimengerti oleh mayoritas bahasa dan sistem yang digunakan untuk mengembangkan web.

Pada bahasan kali ini, kita akan mempelajari CouchDB sebagai sistem basis data untuk sebuah web. Jika anda belum pernah menggunakan CouchDB, silahkan unduh dan pasang CouchDB melalui website resminya.

Dasar CouchDB

Selesai diinstalasi, CouchDB dapat diakses dengan dua cara:

1.      Melalui HTTP pada alamat http://localhost:5985, dan

2.      melalui aplikasi Futon yang dapat diakses melalui http://127.0.0.1:5984/_utils/ pada browser.

Mengakses dengan browser merupakan cara yang paling mudah untuk dilakukan oleh pengguna. Akses melalui HTTP biasanya digunakan untuk aplikasi, tetapi pengguna juga dapat menakses dengan menggunakan perangkat lunak seperti curl atau Postman.

Apa Itu Web Hosting



            Web hosting merupakan layanan yang menyediakan tempat untuk menjalankan aplikasi atau penyimpanan data di lokasi terpusat (server) yang bisa diakses dengan koneksi internet. Hosting banyak digunakan untuk berbagai macam keperluan mulai dari penyimpanan serta aplikasi website, file transfer pada FTP, pusat data email, dan lain sebagainya.
Perlu diketahui bahwa hosting dibangun dalam kapasitas yang besar di atas komputer atau server yang handal. Server tersebut didukung dengan sistem pendingin sehingga bisa bekerja selama 24 jam terus menerus. Tak hanya itu, server hosting juga didukung jaringan internet dengan kecepatan tinggi. Sederhananya, hosting adalah tempat yang dimanfaatkan untuk menampung atau menyimpan semua data yang dibutuhkan dalam mengelola dan membangun sebuah blog atau website.

Fungsi Web Hosting

Hosting digunakan untuk mempermudah pemilik website dalam mengelola dan mengakses websitenya. Dengan adanya layanan ini, maka server website tidak akan mudah down. Jadi setiap ada pengguna internet yang ingin mengakses situs Anda, maka orang tersebut dapat mengaksesnya dengan mudah dan lancar. Fungsinya ini tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi para pebisnis. Karena hosting dapat memudahkan konsumen atau calon pembeli untuk mengakses online shop tanpa halangan selama 24 jam setiap harinya. Manfaat lainnya adalah untuk menyimpan data. Hosting berbayar biasanya dibedakan menjadi beberapa varian kapasitas, ada yang berukuran 300 MB, 50 MB sampai ratusan GB.

Fitur-Fitur Pada Web Hosting


Kapasitas Bandwidth

Kapasitas Bandwidth adalah seberapa besar lalu lintas data dari dan ke web hosting yang disediakan untuk situs anda. Ukuran yang ditawarkan mulai dari beberapa Megabyte per bulan, hingga ratusan Gigabyte per bulan.
Beberapa web hosting juga menyediakan kapasitas unlimited atau unmetered (tidak dihitung), tapi sekali lagi biasanya mereka membatasinya dari FUP (Fair Usage Policy), yakni pemakaian yang dirasa ‘wajar’. Jika anda dianggap telah melebihi pemakaian yang wajar, anda akan diminta untuk naik ke paket yang diatasnya.
Untuk website yang tidak terlalu ramai, kisaran 5 GB per bulan sudah mencukupi. Sebagai perbandingan, situs duniailkom yang setiap harinya dibuka sebanyak 8000 kali (view), total bandwidth yang terpakai sekitar 15 BG per bulan. Batasan bandwidth ini bisa diakali dengan menggunakan layanan CDN gratis seperti Cloudflare.
Namun jika anda menyediakan layanan streaming video/ download file yang langsung diletakkan di web hosting, jatah bandwidth ini akan terkuras dengan cepat. Untuk mengatasinya, letakkan file video tersebut di YouTube dan untuk file download bisa diletakkan di situs file hosting seperti dropbox, atau gdrive. Dengan demikian, proses streaming dan download tidak mengurangi jatah bandwidth.
Kemampuan Pemrosesan (CPU dan Memory)
Fitur server seperti CPU dan Memory biasanya tidak dicantumkan oleh webhosting, terutama untuk tipe shared web hosting. Padahal, inilah ‘batasan’ paling dekat yang mungkin terlampaui.
Kapasitas CPU dan Memory web server berhubungan dengan seberapa ‘kuat’ web hosting menangani jumlah pengguna pada saat yang bersamaan (jumlah traffic). Semakin banyak traffic yang ada dalam waktu yang sama, semakin besar pula kebutuhan CPU dan Memory server.
Sebagai contoh, untuk situs yang tidak terlalu ramai (1000 pengunjung per hari), maksimal user pada saat yang bersamaan mungkin hanya 30-40 orang. Jika sudah mencapai 5000 pengunjung per hari, jumlahnya bisa mencapai 100 orang pada saat yang bersamaan. Apabila kita melewati batas yang di bolehkan, web hosting biasanya akan memberikan peringatan bahwa kita melampaui jatah CPU/Memory dan harus naik ke layanan yang lebih ‘kuat’ seperti VPS.
Penggunaan CPU dan Memory server ini sangat berkaitan dengan konten atau isi website. Apabila website anda hanya terdiri dari beberapa halaman HTML, ini tidak akan membutuhkan banyak CPU/Memory. Namun jika menyediakan layanan streaming video atau kode PHP yang berat, akan membutuhkan kemampuan server yang lebih kuat.

Jumlah Email

Beberapa paket web hosting juga membatasi dari jumlah email yang bisa dibuat .
Jika anda merencanakan situs ini untuk keperluan pribadi, jumlah email yang dibutuhkan tidak terlalu banyak, seperti admin@situsanda.com, atau support@situsanda.com, paling banyak anda hanya butuh 5 email.
Tapi jika yang dirancang adalah situs perusahaan, mungkin email ini menjadi penting, karena akan lebih ‘bergengsi’ jika setiap karyawan memiliki email sendiri, seperti andi@namaperusahaan.com. Beberapa paket juga menawarkan jumlah email yang unlimited.


Sebagai alternatif untuk batasan kapasitas email ini, kita juga bisa menggunakan layanan email alternatif dari Google Mail, Yahoo Mail, atau layanan email lainnya.

Jumlah Database

Jika anda membuat website ‘statis’ yang tidak memerlukan database, maka fitur ini tidak jadi masalah. Namun umumnya website ‘dinamis’ memerlukan database untuk menyimpan data. CMS (Content Management System) seperti WordPress dan Joomla juga memerlukan database untuk menyimpan isi website.
Sebagian besar database yang ditawarkan oleh penyedia hosting adalah MySQL. Karena memang MySQL adalah database server yang paling umum digunakan untuk situs online. Jika anda butuh jenis database lain seperti PostgreSQL, atau bahkan Oracle, silahkan tanya sebelum membeli.
Beberapa web hosting juga membatasi jumlah database yang bisa dibuat. Ada yang cuma 1 database, 5 database, 10 atau unlimited. Jumlah database yang besar akan berguna jika anda berencana membuat beberapa situs/ sub situs dalam 1 hosting.
Walaupun demikian, CMS seperti WordPress menyediakan fitur agar kita bisa menggunakan 1 database untuk beberapa situs.

Jumlah Addon Domain dan Sub Domain

Fasilitas ini hanya dibutuhkan jika anda berencana membuat beberapa situs dalam satu hosting yang sama.
Addon Domain adalah fitur untuk menambahkan situs yang berbeda ke dalam hosting yang sama. Sebagai contoh, anda bisa membeli 1 paket web hosting yang digunakan untuk 3 situs, seperti www.situs1.com, www.situs2.com, dan www.situs3.com. Dengan catatan web hosting tersebut memperbolehkan hal ini.
Untuk paket web hosting termurah biasanya hanya mendukung 1 addon domain. Dengan kata lain anda tidak bisa menambah situs lain di hosting tersebut (hanya boleh 1 situs saja). Untuk paket yang lebih besar ada yang membolehkan 5 addon domain, hingga unlimited.
Sama seperti addon domain, paket web hosting juga ada yang membatasi jumlah sub domain mulai dari 1, 5, 10 atau unlimited.

Versi PHP dan MySQL

Walaupun relatif jarang, masih terdapat web hosting yang menggunakan versi PHP ‘jadul’ seperti PHP 4 dan database MySQL 4. Umumnya versi PHP dan MySQL yang update diperlukan jika anda membuat website yang menggunakan fitur-fitur PHP terbaru atau menggunakan CMS PHP seperti WordPress.
Sebaiknya anda juga mencari tahu versi PHP paling rendah yang bisa didukung oleh CMS tersebut. Sebagai contoh, WordPress memerlukan minimal PHP 5.2.4 dan MySQL 5.0. Lebih baik lagi jika web hosting sudah mendukung PHP 7.

Garansi Uptime

Uptime adalah lama waktu sebuah web server untuk ‘online’. Tidak ada hal yang lebih mengesalkan apabila server web hosting yang kita sewa sering ‘down’, alias tidak bisa diakses.
Umumnya web hosting membuat garansi uptime 99,9%. Yang berarti mereka menjamin website kita hanya ‘down’ sekitar beberapa menit dalam 1 tahun. Biasanya waktu ini digunakan untuk maintenance server.
Anda bisa menanyakan garansi uptime ini pada saat ingin membeli web hosting, dan apa kompensasinya jika sampai down.

Lokasi Server

Lokasi server adalah lokasi fisik dari web server berada. Biasanya lokasi ini menjadi pertimbangan apabila anda membangun website dengan Bahasa Indonesia.
Secara teori, sebuah website yang servernya berada di Indonesia akan lebih cepat diakses daripada website yang servernya berada di luar negeri (seperti di Amerika). Namun dalam prakteknya kecepatan ini tidak akan begitu terasa. Kecuali anda membuat website kelas korporate yang sangat mementingkan kecepatan.
Selain itu banyak faktor lain yang bisa mempengaruhi kecepatan sebuah website, seperti banyaknya gambar yang ditampilkan. Biasanya paket hosting yang servernya berada di Indonesia akan sedikit lebih mahal dibandingkan dengan server yang berada di luar negeri.

Aplikasi Control Panel

Aplikasi Control Panel merujuk kepada software yang digunakan untuk mengatur konfigurasi web hosting. Software yang paling populer adalah CPanel, dan inilah yang akan kita pelajari nantinya.
Beberapa paket hosting murah juga ada yang menyediakan software alternatif selain Cpanel, namun karena tidak terlalu populer, agak susah menemukan dokumentasinya. Ini karena CPanel adalah aplikasi berbayar (yang harus dibayar oleh pihak web hosting).

Fitur Tambahan Lain

Selain fitur utama yang kita bahas disini, masih terdapat beberapa fitur tambahan yang mungkin bisa menjadi pertimbangan, seperti apakah web hosting tersebut menyediakan fitur cepat untuk menginstall CMS (seperti Softaculous), menyediakan fitur backup otomatis, menyediakan layanan help desk 24 jam (jika sewaktu-waktu anda mengalami masalah), help desk dalam bahasa indonesia (agar lebih mudah jika anda kurang memahami bahasa inggris), garansi uang kembali jika layanan tidak memuaskan, dll.

Basis Data Untuk SMK Kelas XI Rekayasa Perangkat Lunak

KONSEP BASIS DATA 1) Definisi Basis Data      Secara umum untuk menjelaskan tentang pengertian basis data dapat ditinjau dari dua sisi,p...